• Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
Pondok Alam | Organik Sehat Alami | Beras Organik | Beras Organik Murah | Tepung Ubi Ungu | Tepung Pati Garut | Tepung Mocaf | Tepung Sorgum | Makanan Sehat | Makanan Alami - www.pondokalam.com
  • Tepung Murni
  • Beras organik
  • Lauk sehat
  • Gula Rendah Kalori
  • Bumbu dasar & racikan
  • biji bijian & kacang kacangan Organik
  • Minuman
  • Pelengkap makanan
  • Kecantikan
  • Hobi
  • SR12 SkinCare
  • Semua Produk
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Home
  • Index Berita
  • Prospek Pertanian Organik di Indonesia

Information

Categories

  • Tepung Murni
  • Beras organik
  • Lauk sehat
  • Gula Rendah Kalori
  • Bumbu dasar & racikan
  • biji bijian & kacang kacangan Organik
  • Minuman
  • Pelengkap makanan
  • Kecantikan
  • Hobi
  • SR12 SkinCare
  • Semua Produk

Featured

Tepung talas
Tepung talas
Beras Menthik Susu Organik "PONDOK ALAM" 5kg
Beras Menthik Susu Organik "PONDOK ALAM" 5kg
Tepung Sorgum merah 1kg
Tepung Sorgum merah 1kg
Beras Merah Organik "PONDOK ALAM" Kemasan 1kg
Beras Merah Organik "PONDOK ALAM" Kemasan 1kg

Filter by Price

  • ≤ Rp 200.000
  • Rp 200.001 - Rp 600.000
  • Rp 600.001 - Rp 1.000.000
  • ≥ Rp 1.000.001

Testimonial

» lihat testimonial
» isi testimonial

Berita

Tepung Sorgum vs Tepung Gandum: Perbedaan dan Manfaatnya

11 Oktober 2026

Apa perbedaan tepung sorgum dan tepung gandum? Kenali kandungan gizi, karakteristik, serta cara menggunakan tepung sorgum untuk membuat roti. ... detail

Bikin Adem Saat Musim Kemarau: Resep Es Teh Gula Aren yang Segar & Legit

8 Oktober 2026

Resep es teh gula aren yang segar, legit, dan mudah dibuat di rumah. Dibuat dengan gula aren batok sebagai pemanis, cocok jadi minuman pelepas dahaga saat cuaca panas. ... detail

Resep Kopi Mocca Tradisional ala Pondok Alam: Gurih, Nikmat, & Alami!

27 September 2026

Penasaran rasa mochaccino kekinian versi alami? Bikin Kopi Mocca Tradisional ala Pondok Alam yuk! Perpaduan kopi murni, cokelat asli, dan gurihnya Gula Aren Batok Murni. Intip resep praktisnya di sini! ... detail

Cara Sederhana Meredakan Cemas dan Pikiran Penuh dengan Teknik Napas Segitiga

24 September 2026

Atasi rasa cemas dan pikiran penuh dengan teknik relaksasi napas segitiga. Pelajari langkah mudahnya di sini untuk bantu tubuh dan pikiran kembali rileks. ... detail

Tempe Hitam Apakah Masih Aman Dimakan? Kenali Ciri Tempe Tua dan Tempe Busuk

18 September 2026

Pernah melihat tempe yang awalnya putih kemudian berubah menjadi abu-abu hingga kehitaman? ... detail

Selada Air (Jembak): Sayuran Hijau Segar yang Kaya Nutrisi

2 September 2026

Selada air atau jembak merupakan sayuran hijau yang segar dan kaya vitamin serta mineral. Kenali kandungan gizi, manfaat, cara mengolah, dan tips memilih selada air yang baik. ... detail

Leunca: Buah Hitam Kecil yang Sering Dikira Anggur Mini, Ternyata Kaya Gizi

29 Agustus 2026

Leunca atau ranti adalah buah kecil berwarna hitam dari tanaman Solanum americanum. Kenali ciri, kandungan gizi, manfaat, dan fakta ilmiahnya. ... detail

15 Menit Pertama Saat Muncul Tanda Stroke: Jangan Tunggu Gejalanya Hilang

21 Agustus 2026

Tiba-tiba wajah mencong, tangan lemas, bicara pelo, atau pandangan terganggu? Jangan tunggu gejalanya hilang. Kenali tanda stroke dan langkah penting yang perlu dilakukan dalam 15 menit pertama. ... detail

Sarapan Nggak Harus Kenyang: Rahasia Energi Cukup Sampai Jam Makan Siang

20 Agustus 2026

Sarapan nggak harus sampai kenyang atau begah untuk membuat tubuh siap beraktivitas hingga siang. Kenali cara menyusun sarapan sehat dengan karbohidrat berkualitas, protein, serat, dan lemak sehat dari bahan pangan alami yang sederhana dan mudah ditemukan. ... detail

Bagaimana Tubuh Menurunkan Gula Darah Secara Alami? Kenali 4 Jalur Pentingnya

19 Agustus 2026

Tahukah Anda? Tubuh sebenarnya punya sistem alami untuk mengatur gula darah. Mulai dari insulin, otot, hati, hingga ginjal—semuanya punya peran penting. Kenali cara kerja tubuh dalam mengontrol gula darah dan kebiasaan sederhana yang bisa membantu menjaganya tetap stabil. ... detail

Jangan Cuma Percaya Tulisan “Alami” di Kemasan! Begini Cara Memilih Makanan yang Lebih Bijak

14 Agustus 2026

Tulisan “alami” belum tentu berarti lebih sehat. Simak cara membaca label makanan, mengecek komposisi, gula, garam, lemak, dan tingkat pengolahan agar tidak salah memilih makanan untuk keluarga. ... detail

Gula Aren: Jenis, Bentuk, Manfaat, Cara Konsumsi, dan Tips Memilih yang Berkualitas

13 Agustus 2026

Gula aren punya banyak bentuk dan kegunaan. Yuk, kenali jenis, manfaat, cara konsumsi, tips memilih, serta perbedaannya dengan gula pasir dan gula singkong agar tidak salah pilih! 🌴✨ ... detail

5 Makanan yang Bisa Meningkatkan Risiko Stroke

12 Agustus 2026

Sering makan makanan asin dan olahan? Hati-hati, asupan natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko stroke. Kenali 5 makanan yang perlu dibatasi dan tips sederhana untuk menjaga tekanan darah tetap sehat. ... detail

Dari Gula Darah 395 Menjadi 102, Pelan tapi Pasti: 6 Makanan yang Membantu Menjaga Gula Darah Stabil

11 Agustus 2026

Bagaimana gula darah bisa berubah dari 395 menjadi 102? Kenali 6 makanan tinggi serat dan pola makan sederhana yang dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil secara bertahap dan konsisten. ... detail

Mengapa Beras Merah Cocok untuk Menjaga Gula Darah?

9 Agustus 2026

Di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, perubahan kecil dalam pola makan harian dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi kesehatan jangka panjang. Salah satu langkah paling sederhana namun efektif yang bisa kita lakukan adalah mengganti konsumsi nasi putih harian dengan beras merah organik. ... detail

Cara Menyimpan Beras Organik agar Tetap Awet, Wangi, dan Bebas Kutu

27 Juli 2026

Beras organik memang istimewa. Selain ditanam dengan cara yang lebih alami, beras organik juga umumnya tidak diberi bahan pengawet. Karena itulah, cara penyimpanannya perlu sedikit perhatian agar kualitasnya tetap terjaga. ... detail

Pati Garut: Mengapa Semakin Banyak Orang Beralih ke Karbohidrat Lokal yang Ramah Pencernaan?

8 Juni 2026

Indonesia memiliki banyak sumber karbohidrat lokal yang mulai dilirik kembali karena manfaat kesehatannya. Salah satunya adalah pati garut yang berasal dari umbi garut (Maranta arundinacea). ... detail

Tubuh Bisa Merasakan Bedanya: Mengapa Banyak Orang Mulai Beralih ke Produk Organik? 🌿

23 Mei 2026

Mungkin sebagian orang masih bertanya: “Memangnya benar ada bedanya antara produk organik dan non-organik?” ... detail

Gula Tanpa Rafinasi: Apa Bedanya dengan Gula Pasir Putih Biasa?

19 Mei 2026

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, istilah gula tanpa rafinasi semakin sering dicari. Banyak orang mulai beralih dari gula putih biasa menuju pemanis yang dianggap lebih alami dan minim proses. ... detail

Ice Cream Saat Cuaca Panas? Bisa Tetap Lebih Sehat & Nikmat Lho 🍦🌿

12 Mei 2026

Cuaca Panas Paling Nikmat Memang Makan Es Krim… Tapi 🤔 ... detail

Subsidi Ongkir Pondok Alam 2026: Belanja Produk Organik Lebih Hemat untuk Seluruh Indonesia

10 Mei 2026

Belanja produk organik kini semakin hemat bersama program Subsidi Ongkir Pondok Alam 🌿 Program ini didukung oleh Dinas Koperasi dan UMKM Yogyakarta untuk membantu masyarakat mendapatkan produk sehat alami dengan biaya pengiriman yang lebih ringan. ... detail

Mengenal Daun Binahong: Tanaman "Sakti" Sejuta Manfaat untuk Kesehatan

13 April 2026

Di balik bentuknya yang sederhana dan sifatnya yang merambat, Daun Binahong (Anredera cordifolia) menyimpan kekuatan luar biasa. Bagi para pecinta gaya hidup sehat dan herbal, tanaman ini bukan sekadar penghias pagar, melainkan "apotek hidup" yang wajib ada di rumah. ... detail

Rahasia Kaldu Alami Tanpa Micin: Lebih Gurih, Lebih Sehat untuk Keluarga

18 Maret 2026

Ingin masakan tetap gurih tanpa micin? Ini cara membuat kaldu alami yang sehat, lezat, dan aman untuk keluarga. ... detail

Makanan Alami untuk Penderita Asam Lambung: Lebih Aman & Nyaman Dikonsumsi

13 Januari 2026

Asam lambung sering kambuh karena makanan. Kenali pilihan makanan alami yang lebih aman, nyaman di lambung, dan cocok untuk konsumsi harian. ... detail

Peluruh Kolesterol Alami yang Aman & Mudah Didapat di Dapur

24 Desember 2025

Kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala, namun diam-diam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kabar baiknya, ada banyak peluruh kolesterol alami yang mudah ditemukan di dapur rumah dan aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat alami. ... detail

Manfaat Ikan Gabus untuk Kesehatan Kulit & Daya Tahan Tubuh (Lengkap + Cara Olah Sehat)

22 Desember 2025

Ikan gabus (Channa striata) dikenal luas dalam pengobatan tradisional Nusantara sebagai ikan dengan khasiat penyembuhan alami. Tidak hanya membantu pemulihan luka, ikan gabus juga bermanfaat untuk kesehatan kulit, daya tahan tubuh, dan proses pemulihan pasca sakit. ... detail

Kenali 7 Nama Lain MSG & Pemanis Buatan yang Sering Menyamar di Label Makanan

10 Juni 2025

MSG dan pemanis buatan sering tersembunyi di balik nama lain. Kenali 7 istilah ini agar bisa hidup sehat dan memilih makanan lebih bijak. ... detail

5 Jenis Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir yang Lebih Sehat & Aman untuk Tubuh

8 Juni 2025

Ingin hidup sehat tanpa gula pasir? Temukan 5 jenis pemanis alami yang lebih sehat, lezat, dan cocok untuk berbagai hidangan. Pilihan alami yang aman untuk keluarga! ... detail

5 Bumbu Dapur Alami Pengganti Micin: Lebih Sehat, Tetap Gurih!

18 Mei 2025

Ingin masakan gurih tanpa MSG? Kenali 5 bumbu alami pengganti micin yang menyehatkan dan mudah didapat. ... detail

7 Bahan Alami Pengganti Micin dan Pewarna Buatan di Dapur Sehatmu

14 Mei 2025

Ingin masakan tetap lezat tanpa MSG dan pewarna buatan? Kenali 7 bahan alami pengganti micin dan pewarna sintetis yang aman dan sehat untuk keluarga. ... detail

Pola Makan Sehat Alami: Cara Cerdas Hidup Tanpa MSG, Pewarna, dan Pemanis Buatan

12 Mei 2025

Ingin hidup lebih sehat? Mulai dari pola makan alami bebas MSG, pewarna makanan, dan pemanis buatan. Simak panduan lengkapnya di sini. ... detail

Resep Bubur Pati Garut Gula Aren – Lembut, Sehat & Cocok untuk Semua Usia

8 Mei 2025

Bubur pati garut dengan gula aren adalah sajian tradisional yang lembut, bebas gluten, dan ramah pencernaan. Cocok untuk MPASI, camilan sehat, atau menu sarapan alami. ... detail

Beras Coklat: Si Sehat yang Kaya Manfaat dari Alam

4 Mei 2025

Beras Coklat: Pilihan Sehat Penuh Gizi Beras coklat adalah beras utuh yang masih memiliki lapisan dedak alami, kaya serat, vitamin B, mineral, dan antioksidan. Beras ini membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil, mendukung pencernaan sehat, dan cocok untuk gaya hidup organik dan sehat. Yuk, beralih ke beras coklat untuk tubuh yang lebih bugar dan alami! ... detail

Pati Garut (Arrowroot Starch): Tepung Alami Ramah Lambung

28 April 2025

Pati garut adalah tepung alami dari umbi garut, bebas gluten dan mudah dicerna. Cocok untuk bayi, penderita maag, hingga diet sehat. ... detail

Apa Itu Tepung Mocaf? Kenali Tepung Bebas Gluten dari Singkong Lokal

18 April 2025

Tepung mocaf adalah tepung bebas gluten dari singkong yang difermentasi. Cocok untuk camilan sehat, diet gluten-free, hingga makanan anak. ... detail

Brownies Mocaf Sehat Tanpa Gula Putih – Camilan Lezat, Aman untuk Gula Darah

8 April 2025

Resep brownies sehat berbahan tepung mocaf dan pemanis alami seperti gula aren semut atau gula cair singkong. Cocok untuk kamu yang ingin ngemil tanpa rasa bersalah! ... detail

3 Resep Makanan Pokok Sehat dari Bahan Organik, Enak & Bergizi

6 April 2025

Temukan 3 resep makanan pokok sehat yang lezat dan bergizi dari bahan organik! Dengan menggunakan bahan-bahan alami dan segar, Anda dapat menikmati makanan yang tidak hanya enak tetapi juga baik untuk kesehatan. Simak resep-resep berikut dan mulailah hidup sehat dengan makanan pokok yang bergizi! ... detail

Resep Minuman Herbal Sehat dengan Bahan Organik

2 April 2025

Di tengah kesibukan sehari-hari, menjaga kesehatan itu penting banget. Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah dengan mengonsumsi minuman herbal. Selain rasanya segar, minuman herbal dari bahan organik juga kaya manfaat buat tubuh. Yuk, coba beberapa resep minuman herbal sehat yang bisa kamu buat di rumah dengan bahan-bahan organik dari Pondok Alam! ... detail

5 Manfaat Beralih ke Produk Organik untuk Kesehatan Keluarga

28 Maret 2025

Temukan 5 manfaat utama menggunakan produk organik untuk kesehatan keluarga Anda. Lebih aman, alami, dan mendukung hidup sehat bersama Pondok Alam. ... detail

Bio-Indikator: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Lingkungan

18 Maret 2025

Temukan cara mengukur kualitas lingkungan dengan bio-indikator! Artikel ini membahas pengertian, fungsi, dan contoh bio-indikator dalam menjaga keseimbangan ekosistem. ... detail

Arrowroot Starch: Manfaat, Kegunaan, dan Cara Menggunakannya.

16 Februari 2025

Temukan manfaat dan kegunaan arrowroot starch untuk kesehatan dan kecantikan Anda! ... detail

Kondisi Organik Indonesia

14 Februari 2025

Produk organik saat ini mudah ditemukan di pasaran khususnya di supermarket atau grup/kelompok khusus yang menerapkan pola hidup sehat. Lalu bagaimana lika-liku produk organik di Indonesia? Yuk kita simak pembahasan sederhana berikut ... detail

Organik Indonesia

8 Februari 2025

Temukan rahasia hidup sehat dengan produk organik terbaik di Indonesia. Kunjungi kami untuk informasi tentang makanan organik, gaya hidup sehat, dan tips memilih produk organik yang tepat. ... detail

Mengenal Beras Hitam: Kandungan Gizi, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

4 Februari 2025

Beras hitam, makanan super yang kaya akan antioksidan dan serat. Tapi apa saja manfaatnya dan bagaimana cara mengonsumsinya? Mari kita temukan jawabannya! ... detail

Manfaat Beras Pandanwangi untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya

2 Februari 2025

Beras pandanwangi adalah sumber nutrisi yang kaya dan dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda. Pelajari lebih lanjut tentang manfaat dan cara mengonsumsi beras pandanwangi. ... detail

» index berita
  • Pondok Alam
  • Pondok Alam bukalapak
  • Pondok Alam shopee
  • Pondok Alam Elevenia
  • Blibli

Prospek Pertanian Organik di Indonesia

19 April 2018
Share
Bagikan ke Facebook
Bagikan ke X
Bagikan via WhatsApp
Salin Tautan Artikel

Pada abad 21, masyarakat dunia mulai sadar bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian. Orang semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Gaya hidup sehat dengan slogan �Back to Nature� telah menjadi trend baru meninggalkan pola hidup lama yang menggunakan bahan kimia non alami, seperti pupuk, pestisida kimia sintetis dan hormon tumbuh dalam produksi pertanian. Pangan yang sehat dan bergizi tinggi dapat diproduksi dengan metode baru yang dikenal dengan pertanian organik.

Pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Tujuan utama pertanian organik adalah menyediakan produk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumennya serta tidak merusak lingkungan. Gaya hidup sehat demikian telah melembaga secara internasional yang mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus beratribut aman dikonsumsi (food safety attributes), kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (eco-labelling attributes). Preferensi konsumen seperti ini menyebabkan permintaan produk pertanian organik dunia meningkat pesat.

Indonesia memiliki kekayaan sumberdaya hayati tropika yang unik, kelimpahan sinar matahari, air dan tanah, serta budaya masyarakat yang menghormati alam, potensi pertanian organik sangat besar. Pasar produk pertanian organik dunia meningkat 20% per tahun, oleh karena itu pengembangan budidaya pertanian organik perlu diprioritaskan pada tanaman bernilai ekonomis tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Peluang Pertanian Organik di Indonesia

Luas lahan yang tersedia untuk pertanian organik di Indonesia sangat besar. Dari 75,5 juta ha lahan yang dapat digunakan untuk usaha pertanian, baru sekitar 25,7 juta ha yang telah diolah untuk sawah dan perkebunan (BPS, 2000). Pertanian organik menuntut agar lahan yang digunakan tidak atau belum tercemar oleh bahan kimia dan mempunyai aksesibilitas yang baik. Kualitas dan luasan menjadi pertimbangan dalam pemilihan lahan. Lahan yang belum tercemar adalah lahan yang belum diusahakan, tetapi secara umum lahan demikian kurang subur. Lahan yang subur umumnya telah diusahakan secara intensif dengan menggunakan bahan pupuk dan pestisida kimia. Menggunakan lahan seperti ini memerlukan masa konversi cukup lama, yaitu sekitar 2 tahun.

Volume produk pertanian organik mencapai 5-7% dari total produk pertanian yang diperdagangkan di pasar internasional. Sebagian besar disuplay oleh negara-negara maju seperti Australia, Amerika dan Eropa. Di Asia, pasar produk pertanian organik lebih banyak didominasi oleh negara-negara timur jauh seperti Jepang, Taiwan dan Korea.

Potensi pasar produk pertanian organik di dalam negeri sangat kecil, hanya terbatas pada masyarakat menengah ke atas. Berbagai kendala yang dihadapi antara lain: 1) belum ada insentif harga yang memadai untuk produsen produk pertanian organik, 2) perlu investasi mahal pada awal pengembangan karena harus memilih lahan yang benar-benar steril dari bahan agrokimia, 3) belum ada kepastian pasar, sehingga petani enggan memproduksi komoditas tersebut.

Areal tanam pertanian organik, Australia dan Oceania mempunyai lahan terluas yaitu sekitar 7,7 juta ha. Eropa, Amerika Latin dan Amerika Utara masing-masing sekitar 4,2 juta; 3,7 juta dan 1,3 juta hektar. Areal tanam komoditas pertanian organik di Asia dan Afrika masih relatif rendah yaitu sekitar 0,09 juta dan 0,06 juta hektar (Tabel 1). Sayuran, kopi dan teh mendominasi pasar produk pertanian organik internasional di samping produk peternakan.

Tabel 1. Areal tanam pertanian organik masing-masing wilayah di dunia, 2002

No. Wilayah Areal Tanam (juta ha)

Australia dan Oceania 7,70
Eropa 4,20
Amerika Latin 3,70
Amerika Utar 1,30
Asia 0,09
Afrika 0,06
Sumber: IFOAM, 2002; PC-TAS, 2002.

Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk bersaing di pasar internasional walaupun secara bertahap. Hal ini karena berbagai keunggulan komparatif antara lain : 1) masih banyak sumberdaya lahan yang dapat dibuka untuk mengembangkan sistem pertanian organik, 2) teknologi untuk mendukung pertanian organik sudah cukup tersedia seperti pembuatan kompos, tanam tanpa olah tanah, pestisida hayati dan lain-lain.

Pengembangan selanjutnya pertanian organik di Indonesia harus ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar global. Oleh sebab itu komoditas-komoditas eksotik seperti sayuran dan perkebunan seperti kopi dan teh yang memiliki potensi ekspor cukup cerah perlu segera dikembangkan. Produk kopi misalnya, Indonesia merupakan pengekspor terbesar kedua setelah Brasil, tetapi di pasar internasional kopi Indonesia tidak memiliki merek dagang.

Pengembangan pertanian organik di Indonesia belum memerlukan struktur kelembagaan baru, karena sistem ini hampir sama halnya dengan pertanian intensif seperti saat ini. Kelembagaan petani seperti kelompok tani, koperasi, asosiasi atau korporasi masih sangat relevan. Namun yang paling penting lembaga tani tersebut harus dapat memperkuat posisi tawar petani.

Pertanian Organik Modern

Beberapa tahun terakhir, pertanian organik modern masuk dalam sistem pertanian Indonesia secara sporadis dan kecil-kecilan. Pertanian organik modern berkembang memproduksi bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan sistem produksi yang ramah lingkungan. Tetapi secara umum konsep pertanian organik modern belum banyak dikenal dan masih banyak dipertanyakan. Penekanan sementara ini lebih kepada meninggalkan pemakaian pestisida sintetis. Dengan makin berkembangnya pengetahuan dan teknologi kesehatan, lingkungan hidup, mikrobiologi, kimia, molekuler biologi, biokimia dan lain-lain, pertanian organik terus berkembang.

Dalam sistem pertanian organik modern diperlukan standar mutu dan ini diberlakukan oleh negara-negara pengimpor dengan sangat ketat. Sering satu produk pertanian organik harus dikembalikan ke negara pengekspor termasuk ke Indonesia karena masih ditemukan kandungan residu pestisida maupun bahan kimia lainnya.

Banyaknya produk-produk yang mengklaim sebagai produk pertanian organik yang tidak disertifikasi membuat keraguan di pihak konsumen. Sertifikasi produk pertanian organik dapat dibagi menjadi dua kriteria yaitu:

a) Sertifikasi Lokal untuk pangsa pasar dalam negeri. Kegiatan pertanian ini masih mentoleransi penggunaan pupuk kimia sintetis dalam jumlah yang minimal atau Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA), namun sudah sangat membatasi penggunaan pestisida sintetis. Pengendalian OPT dengan menggunakan biopestisida, varietas toleran, maupun agensia hayati. Tim untuk merumuskan sertifikasi nasional sudah dibentuk oleh Departemen Pertanian dengan melibatkan perguruan tinggi dan pihak-pihak lain yang terkait.

b) Sertifikasi Internasional untuk pangsa ekspor dan kalangan tertentu di dalam negeri, seperti misalnya sertifikasi yang dikeluarkan oleh SKAL ataupun IFOAM. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain masa konversi lahan, tempat penyimpanan produk organik, bibit, pupuk dan pestisida serta pengolahan hasilnya harus memenuhi persyaratan tertentu sebagai produk pertanian organik.

Beberapa komoditas prospektif yang dapat dikembangkan dengan sistem pertanian organik di Indonesia antara lain tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, tanaman rempah dan obat, serta peternakan, (Tabel 2). Menghadapi era perdagangan bebas pada tahun 2010 mendatang diharapkan pertanian organik Indonesia sudah dapat mengekspor produknya ke pasar internasional.

Tabel 2. Komoditas yang layak dikembangkan dengan sistem pertanian organik

No. Kategori Komoditi

Tanaman Pangan: Padi
Hortikultura Sayuran: brokoli, kubis merah, petsai, caisin, cho putih, kubis tunas, bayam daun, labu siyam, oyong dan baligo. Buah: nangka, durian, salak, mangga, jeruk dan manggis.
Perkebunan: Kelapa, pala, jambu mete, cengkeh, lada, vanili dan kopi.
Rempah dan obat: Jahe, kunyit, temulawak, dan temu-temuan lainnya.
Peternakan: Susu, telur dan daging


( sumber : http://www.litbang.deptan.go.id/berita/one/17 )

Information
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk Kami
  • Kontak Kami
  • Konfirmasi Pembayaran
  Pembayaran
  • BCA

    8610171266 a.n Dwias Anandita

  Customer Service
  •  082225577770
  •  08172853440
  •  08172853440
  •  Tokopedia
  •  Shopee
  •  Bukalapak
  •  Elevenia
  Tentang Kami

Dusun Pondok 1 Rt 05 Rw 31 Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta 55581

© 2017 www.pondokalam.com

Toko Online
Top